Buol, 6 Mei 2026 — Jaringan Jaga Deca menegaskan bahwa situasi di RSUD Mokoyurli Buol belum menunjukkan pemulihan yang nyata. Sejak pagi ini, poli rawat jalan memang dibuka, namun pelayanan hanya dilakukan oleh dokter umum.
Kondisi ini menegaskan bahwa persoalan utama belum terselesaikan. Secara faktual, masyarakat tetap tidak mendapatkan layanan dokter spesialis di poli rawat jalan, padahal banyak pasien datang dengan kebutuhan penanganan yang membutuhkan kompetensi spesialis.
Artinya, pembukaan poli tanpa kehadiran layanan spesialis tidak dapat dianggap sebagai pemulihan pelayanan. Ini hanya perubahan administratif, bukan solusi substantif.
Ketua Jaringan JAGA DECA, Fatrisia, menilai bahwa situasi ini berpotensi menyesatkan publik jika dianggap sebagai tanda bahwa pelayanan telah kembali normal.
“Kalau poli dibuka tapi tidak ada dokter spesialis, maka masalahnya belum selesai. Masyarakat tetap tidak mendapatkan layanan yang mereka butuhkan. Ini bukan pemulihan, ini penundaan masalah,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa kondisi ini tetap menempatkan masyarakat pada posisi rentan.
“Masyarakat datang dengan kondisi sakit yang membutuhkan penanganan spesialis. Kalau hanya dilayani dokter umum, banyak kasus tetap harus menunggu atau dirujuk. Artinya, waktu terbuang, biaya bertambah, dan risiko kesehatan tetap ada,” lanjut Fatrisia.
Di tengah kondisi ekonomi yang semakin sulit, situasi ini memperparah beban masyarakat. Warga dari wilayah jauh dari lokasi RSUD tetap harus menanggung biaya transportasi, konsumsi, hingga akomodasi yang tidak kecil di tengah krisis, lalu tanpa kepastian mendapatkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan medis mereka.
Di sisi lain, tenaga kesehatan tetap harus menjalankan kewajibannya dalam pelayanan, terutama di rawat inap, tindakan medis hingga operasi yang tetap berlangsung. Namun demikian, hak-hak mereka sebagai tenaga kesehatan seperti insentif yang telah disepakati bersama pemerintah daerah belum juga dipenuhi secara jelas dan tepat waktu.
Situasi ini menunjukkan adanya ketimpangan antara kewajiban yang terus dijalankan oleh tenaga kesehatan dan hak yang tidak dipenuhi oleh pemerintah. Persoalan ini pada dasarnya bukan bentuk pelanggaran oleh tenaga medis, melainkan bentuk tuntutan atas hak-hak yang belum diselesaikan.
Jaringan JAGA DECA menegaskan bahwa kesehatan adalah hak paling dasar masyarakat, yang tidak boleh dipenuhi setengah-setengah. Pelayanan kesehatan harus hadir secara nyata, sesuai kebutuhan medis, bukan sekadar formalitas layanan dan angka.
Dalam situasi ini, pemulihan pelayanan tidak cukup hanya dengan membuka poli secara administratif. Pemerintah daerah harus memastikan kehadiran layanan dokter spesialis secara penuh. Tanpa itu, masyarakat tetap berada dalam kondisi menunggu yang berisiko.
Kewajiban pembayaran insentif dokter spesialis dan tenaga kesehatan lainnya harus segera diselesaikan secara menyeluruh. Keterlambatan ini tidak hanya berdampak pada tenaga medis, tetapi telah berujung pada terganggunya pelayanan publik. Ini adalah tanggung jawab yang tidak bisa ditunda.
Tanggung jawab utama berada pada pemerintah daerah, khususnya Bupati Buol, untuk mengambil langkah konkret, cepat, dan terukur dalam memastikan pelayanan kesehatan kembali berjalan normal. Pada saat yang sama, DPRD Kabupaten Buol harus menjalankan fungsi pengawasan secara aktif dan terbuka agar krisis ini tidak terus berlarut.
JAGA DECA juga menekankan pentingnya transparansi kepada publik terkait kondisi anggaran kesehatan, agar masyarakat mengetahui secara jelas penyebab terganggunya pelayanan.
JAGA DECA menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh terus ditempatkan dalam posisi menunggu tanpa kepastian. Pelayanan kesehatan harus benar-benar dapat diakses sesuai kebutuhan medis, bukan sekadar dibuka secara administratif.
Apabila dalam waktu dekat tidak ada pemulihan yang nyata dan menyeluruh, JAGA DECA akan mendorong langkah lanjutan melalui penguatan tekanan publik sebagai bentuk tanggung jawab dalam memperjuangkan hak masyarakat atas pelayanan kesehatan.
Kontak:
Jaringan JAGA DECA
(CP: +62 853-4353-7730 / https://jagadeca.org/)






Leave a Reply